kimono

Anime Kimono

Selasa, 19 Januari 2010

MATSURI


Kebudayaan jepang adalah sesuatu yang unik dan menarik. Mengapa? Hal ini dikarenakan meskipun sudah banyak pengaruh - pengaruh barat atau modern yang masuk , tetapi Jepang tetap mempertahankan kebudayaan yang diwariskan secara turun temurun. Hal ini juga dapat dilihat betapa remaja Jepang tetap menyukai kebudayaan mereka sendiri. Seperti halnya matsuri.
Kita mengetahui bahwa betapa luar biasanya jepang dengan segala ide-ide dan hiburannya, seperti anime dan manga yang membuat anak-anak dari seluruh dunia terhibur dan selalu menanti-nantikan setiap episode karya anime mereka. Namun yang lebih luar biasa di sini ialah sekalipun mereka membuat ide-ide baru tak lupa juga mereka "menyelipkan" suasana negri sakura mereka dengan segala kebudayaan dan tradisi mereka.
Penasaran bukan? Ketika kita membaca cerita di dalam manga yag membuat kita ingin mengetahui lebih mengenai kebudayaannya. Bahkan sering terpikir dalam benak kita " Ini apa ya? Aneh tapi menarik juga" . So, kita akan membahas tentang salah satu kebudayaan Jepang , yaitu "MATSURI".
MATSURI berasal dari kata Matsuru yang artinya menyembah atau memuja.Penyembahan disini diarahkan kepada KAMI( DEWA yang mereka percayai).Matsuri sendiri adalah sebuah festival pada saat perayaan hari besar atau hari libur.
Ada 2 macam matsuri,pertama uang diselenggarakan oleh instituisi agama Shinto, atau gereja dan ada juga yang tidak berasal dari instiusi agama. Pada musim gugur , orang-orang di Kyusu menyebut matsuri dengan KUNCHI.

Tujuan dari Matsuri itu sendiri adalah untuk mendoakan apa yang menjadi harapan mereka seperti keberhasilan panen, pekerjaan atau berterima kasih karena bisa menyelesaikan tugas yang berat, tidak jauh penting juga, bahwa mereka berdoa kepada roh nenek moyang mereka.
Pada saat festival Matsuri diselenggarakan, kita akan menjumpai arak-arakan seperti Mikoshi, Dashi (Danjiri) dan Yatai yang semuanya merupakan nama-nama kendaraan berisi Kami atau objek pemujaan. Yang lebih uniknya lagi, di dalam festival ini pun kita akan menjumpai CHIGO( anak kecil dalam prosesi), Miko( anak gadis pelaksana ritual), Tekomai, Hayashi(musik khas Matsuri) , bahkan para peserta dan penonton ikut bernari ala Matsuri di tengah banyak pasar -pasar yang menyediakan bermacam-mcam makanan seperti takoyaki, dan minuman.

0 komentar: